Musuh yang Berenang di Air Tenang

Posted in Artikel on November 7, 2011 by emiers

Seorang mukmin hidupnya kadang mirip peladang. Tak pernah lelah membuka lahan, menanam benih, merawat, menjaga, dan akhirnya menikmati indahnya tanaman yang mulai berbuah. Tapi, jangan pernah menanggalkan parang. Karena dalam kebun juga ada ular, babi hutan, dan anjing liar.

Keimanan merupakan anugerah Allah yang begitu mahal. Hidup yang keras bisa terlalui dengan tenang, nyaman, dan penuh harapan. Sesulit apa pun kehidupan seorang mukmin, ia tetap punya harapan hari esok yang sangat membahagiakan.

Namun, bukanlah iman yang tanpa ujian. Iman bukan sebuah jaminan kalau seorang anak manusia bisa hidup tanpa gangguan. Bukan seperti tiket busway yang bisa memberi jaminan bebas macet di saat padatnya lalu lintas kota. Justru, kian melekat nilai keimanan pada diri seseorang, semakin banyak cobaan dan gangguan.

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sungguh kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sungguh Allah mengetahui orang-orang yang benar dan yang dusta.” (Al-Ankabut: 2-3)

Seorang mukmin mungkin bisa tahan dengan duri-duri jalan hidup. Sabar dan terus istiqamah. Tapi, akan beda jika tusukan tidak lagi sekecil duri. Melainkan, sudah berbentuk belati dan pedang.

Ujian ternyata tidak cuma berhenti pada konflik internal diri. Tidak berhenti pada berkecamuknya perang antara tuntutan naluri insani dengan pagar keimanan. Lebih dari itu. Ada musuh-musuh yang senantiasa mengintai. Siang dan malam. Di saat damai, apalagi perang.

Maha Benar Allah dalam firman-Nya: “Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.” (Al-An’am: 112)

Setidaknya, ada tiga kelompok musuh yang kerap mengganggu keteguhan seorang yang beriman. Pertama, musuh bebuyutan Islam. Dikatakan bebuyutan karena permusuhan ini turun temurun. Terwarisi dari generasi ke generasi. Mereka tidak akan pernah senang hingga orang-orang beriman pindah keyakinan.

Tergolong dalam kelompok ini adalah Yahudi dan Nasrani. Permusuhannya bersifat laten dan abadi. Itulah firman Allah swt. dalam surah Al-Baqarah ayat 120. “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.

Ada dengki abadi yang sulit disembuhkan. Ada semacam gugatan kepada Allah yang dilampiaskan ke umat Islam. Mereka menggugat, kenapa kenabian terakhir jatuh ke orang Arab. Bukan Bani Israil seperti yang selama ini berlangsung. “Sebagian Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran.…” (Al-Baqarah: 109)

Segala hal mereka lakukan. Mulai dari yang terlihat damai, hingga langsung berupa peperangan. Para pemikir sesat, dari yang berjenis Salman Rusdi hingga yang shalat dua bahasa, selalu terkait dengan sepak terjang Yahudi dan Nasrani beserta jaringannya. Semua itu punya sasaran tembak khusus. Apalagi kalau bukan menggoyahkan keimanan umat Islam.

Kelompok musuh kedua adalah mereka yang punya kepentingan. Kelompok ini agak lebih unik. Mereka heterogen. Bisa datang dari mana pun. Tidak terang-terangan dan konsisten memusuhi umat Islam. Tidak juga turun temurun seperti permusuhan Yahudi dan Nasrani. Tapi, lebih karena perbedaan kepentingan.

Biasanya, yang masuk dalam kelompok ini adalah para pelaku maksiat: koruptor, pezina, dukun, dan mereka yang tak punya agama. Masuk juga mereka yang mengambil untung dari bisnis maksiat.

Hal itulah yang pernah dialami kaum Nabi Luth. Mereka mengusir dan memusuhi Luth dan pengikutnya bukan karena soal keyakinan. Melainkan, soal kepentingan. “Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan, ‘Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri.” (Al-A’raf: 82)

Jadi, jangan pernah menganggap kalau ingin hidup bersih tidak mengundang musuh. Terlebih jika bersih dalam cakupan besar: masyarakat dan negara. Tentu ini akan mengancam kepentingan kekuatan kotor di lingkungan yang sama. Dan tak ada langkah lain buat mereka kecuali memusuhi.

Andai umat Islam seperti peladang. Tentu, indahnya suasana damai tidak lantas memutus urat kewaspadaan. Itulah mungkin, kenapa para peladang tidak akan menanggalkan parang.

Sumber: http://www.dakwatuna.com

5 Aturan Menjalin Pertemanan dengan Mantan Kekasih

Posted in L o v e on May 10, 2011 by emiers

Seringkali Anda mungkin berpikir, jika sudah putus dengan mantan kekasih berarti juga putus hubungan baik dengannya. Beragam alasan mengapa wanita enggan menjalin hubungan baik dengan sang mantan, mulai dari masih sakit hati, canggung hingga menjaga perasaan pasangan masing-masing.

Sebenarnya, menjalin hubungan baik dengan mantan boleh saja dilakukan asal mengetahui aturannya. Dilansir dari MadeMen, berikut ini tips menjalin hubungan baik dengan mantan kekasih.

Memaafkan dan melupakan
Banyak orang yang salah mengartikannya. Melupakan dan memaafkan bukan berarti Anda menghindari mantan kekasih dan menjauhinya. Hal pertama yang Anda lakukan adalah berlapang dada dan mencoba memaafkan. Bisa memaafkan kondisi hubungan di masa lalu dapat membuat hati lebih lega. Setelah dapat memaafkan Anda pasti bisa melupakan kenangan buruk.

Hindari menjelekkan mantan kekasih
Jika Anda sudah berniat menjalin hubungan yang baik dengan mantan kekasih, hindarilah membicarakan keburukannya di depan teman-temannya. Jika sampai ke telinganya, maka bisa memperkeruh hubungan.

Buat batasan
Bisa kembali menjalin hubungan baik dengan mantan kekasih tentu menjadi awal yang baik, tapi bukan berarti Anda bisa bersikap seperti ketika masih berpacaran dahulu. Hindarilah perbincangan yang intim, seperti menceritakan kehidupan pribadi dan membahas hubungan yang telah lalu.

Hindari sering bertemu
Batasan lainnya adalah hindari untuk meminta si dia untuk menjemput Anda atau terlalu sering bertemu, bisa-bisa Anda akan CLBK atau cinta lama bersemi kembali.

Tidak lagi mengumbar kemesraan
Hindarilah mengumbar kemesraan dengan mantan kekasih ketika bertemu atau melalui social media. Mengirim wall atau mem-posting kata-kata mesra di facebook dan twitter sebaiknya tidak dilakukan, apalagi jika salah satu dari Anda telah memiliki pasangan. Hargai hubungan Anda atau mantan Anda, kalau perlu, saling mengenalkan kekasih masing-masing, agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Sumber : http://www.wolipop.com

Indahnya Sebuah Senyuman…

Posted in Cerita dan Pengalaman on May 6, 2010 by emiers

Curhat……..!!!!

Sudah tanya guru tapi terlalu lama memberi solusi… guruku aku ingin file webserverqu tidak diletakkan ke direktory /var/www/ karena space utk systemqu terlalu kecil, aq ingin mengarahkannya ke directory /home yg spacenya lumayan besar..kalau filenya diletakkan di /var/www jalan pak tp saya maunya di letakkan ke /home… pak gurupun mengatakan gampang itu tingal arahkan DocumentRoot nya saja ke directory yg kamu mau… waaa ternyata tidak segampang itu, sudah kupraktekkan keinginan pak guruqu sebelumnya dan akupun mencoba sekali lagi anjuran pak guruku tercinta siapa tau itu merupakan kecerobohanqu sehingga tidak bisa running,namun alhasil ternyata tidak running juga,huuufff kecewa… aqpun bertanya lagi.. ga jalan juga pak… pak guru menjawab dengan simple coba ganti kepemilikan filenya… aqpun bertanya lagi berapa pak guru kepemilikan filenya ??? chmod 777 aja yach…??? pak gurupun diam tidak ada jawaban, aq coba untuk menunggu siapa tau pak guru lagi sibuk dengan pekerjaannya… tapi sialnya pak gurupun tidak menjawab dan aq telah menunggu berjam-jam sampai akhirnya pak guru sign out dr Facebook chat nya… sungguh kecewa… tapi aq juga harus mengerti mungkin pak guru lagi busy mEn… akhirnya aqpun memutuskan untuk melanggar larangan pak guru tidak boleh melakukan chmod 777 walaupun aq tau itu sebenarnya tdk bagus karena memberikan access file penuh ke semua user, aq tak peduliiii…kemudian aq restart service httpd nya dan berharap berjalan dengan sempurna…aq buka browser kesayanganqu mozilla firefox dan mengetikkan address web serverqu… dan ternyata tidak jalan juga.. hiks..hiks.. sungguh menyedihkan.. akhirnya aq putuskan meninggalkan mejaku dan keluar dari ruangan…dan aqpun pulang krn calon istriqu sudah menunggu jemputanqu..hehehehe

Sebenarnya yg ingin aq ceritakan disini adalah kisahqu tadi pagi hari tulisan ini aq tulis..hehehehe… pagi2 aq dptkan sebuah sms yg isinya calon istriqu meminta aq menjemputnya dan berangkat kekantor barengan kebutulan kantor kami satu arah dengan alasan motor kesayangannya di pinjem sama ibu..huehuehue dasar wanita.. aq tau itu cuma alasan saja..padahal memang ingin berjumpa denganqu..huwakakaka… GR boookkkk…kakakaka… trus aq bls smsnya “boleh dijemput tapi dengan satu syarat…wajahnya jangan cemberut lagi kayak kemaren” hahaha..karena kemaren sore sidia ngambek sama aq..diem membisu tanpa kata..hahahaha.. jujur aq paling tidak suka melihat wajah cemberut, merengut dan sebagainya… :D dan diapun meng iyakannya… ( ooooiiiiiii..ooiiii…. kok curhat disini…komplin…komplin…..tak sudi ) hahaha ada yg komplin.. tak peduli..wleeeqqqq… dan aqpun mengiyakan utk menjemputnya…setiba aq dirumah aq melihat dia telah menungguqu diteras rumah dan sudah siap kekantor dan aq dapatkan sebuah face yag dihiasi dengan senyuman indah darinya…uuuuuiiiiiiiiii rancak bana mandeh…sajuak hati ambo…hahahahaha kluar deh aslinya…kemudian kami pamitan sama ortu dan langsung berangkat krn jampun sudah menjukkan pukul 07.45 wib. Dalam perjalanan handphone kesayanganqu 1112 berdering rupanya ibu mertuaku menelponqu…Sudah sampe dimana ?? tanya nya.. “ini sudah sampe jambo tape bu jawabqu…” rupanya calon istriqu lupa bawa rantangan nasi yg sudah disiapkan ibu mertuaku.. hahahaha…. dasar wanita apa sih yg ada dalam ingatanmu selain mengingatqu…hahahaha… mungkin ibu kecewa karena sudah menyiapkan nasi rantangan buat anak tercinta.. eeee ternyata tidak dihargai… jangan ikuti yach sikap jeleknya… hahahaha… kemudian kamipun melanjutkan perjalan menuju kearah kantornya, dan aq hanya mengantarnya sampai dipintu depan kantornya saja…kemudian aqpun langsung cabut kekantorqu. Setiba aq dikantor aqpun memulai rutunitas harianqu yg dimulai dengan absensi pagi, setelah mesin absensi mengatakan “terima kasih” aq menuju kantin untuk sarapan..setelah sarapan aqpun langsung naik menuju ruanganqu…dengan wajah yang ceria dan semangat 45 karena sidia sudah tidak ngambek lagi..hohohohoho…. aq memulai pekerjaanqu dan ingin menyelesaikan kasus kemaren yg belum kelar.. webserverqu… gumamqu dalam hati.. mari kita bermain2 sejenak… ngoprek dimulai… ngoprek sana, ngoprek sini..perjuanganpun begitu berat utuk menjalankan webserverqu… sambil berpikir aq teringat senyuman manis nya tadi pagi yg begitu indah…kemudian aqpun teringat fungsi link directory yg dijarkan guruku diwisma slipi..hahahaha… coba ahhh… aqpun mencoba link kan directory tersebut ke /var/www. alhasil belum berhasil juga…. cek demi cek… dan teringat lagi senyuman indah tadi pagi… memang  indah senyuman itu.. indah sekali…tidak salah kalau ada kata “a smiling face is always beautiful” rupanya aq belum merubah DocumentRootnya ke directory yang tadi di beri link. Dan aqpun merubahnya… aq coba restart service httpd nya… aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…. ternyata berhasil… hahahahaha…… indah nian senyuman itu… kakakaka

inti dari kisah diatas menandakan betapa indahnya sebuah senyuman yang bisa memberikan motifasi yang sangat luar biasa dan bisa mempengaruhi semangat dalam bekerja dan berfikir… kemaren aq tidak berhasil untuk menyelesaikan kasus yang tidak begitu rumit itu dikarenakan ada sesuatu yang mengganggu pikiranqu…. dan hampir saja kemaren aq memusnahkan data2 yang ada di notebookqu.. disini kita juga perlu lebih fokus dan semangat dalam mengerjakan sesuatu.. fokus serta semangat itu bisa hadir melalui orang yang kita sayangi… maka dari itu terus lah men support orang yang kamu sayangi…walau hanya dengan sebuah senyuman… dan jangan berikan dia beban melaikan meringankan…..

hahahaha.. selesai deh curhatqu… met beraktifitas….

Type-Type Wanita Dimata Orang IT

Posted in Artikel on January 8, 2010 by emiers

1. Tipe CPU: pintar, pemikir, tidak banyak bicara tapi mengerjakan banyak hal, (diam- diam tau-tau sudah 7… bulan). … Baca Selengkapnya
2. Tipe Monitor: genit, senangnya diperhatikan, suka pamer, (padahal belum tentu yang dipamerin bagus).
3. Tipe Keyboard: senang dipegang, ditekan dan dipencet di berbagai lokasi (awas, salah tekan bisa kena jitak).
4. Tipe Printer: aktif, ditekan sedikit geraknya banyak, kalau sedang dipakai berisik, (nggak cocok di rumah type 21 ato’ RSS, mengganggu tetangga).
5. Tipe Mouse: pas dan enak digenggam, dingin-dingin empuk!.
6. Tipe Windows: tampak luar bagus, dalamnya penuh bugs.
7. Tipe Linux-Console: tampak luar jelek, dalamnya ‘handal.’
8. Tipe XWindow: luar dalam bisa dihandalkan.
9. Tipe DOS: ….wajah tidak cantik, belum tentu hatinya baik!
10. Tipe UNIX: diam-diam, multi user.
11. Tipe PLC: badan besar dan kekar, Mampu bekerja di tempat kotor, 24 jam sehari, 365 hari setahun nonstop selama 30 tahun.
12. Tipe Windows NT: multi user, previlleges bisa costumized.
13. Tipe Windows Vista: selalu up to date, exclusive, nggak sembarangan terima cowoq, apalagi bajakan… dan terkini…
14. Tipe Windows 7: mirip dengan Windows Vista namun flexible, menerima laki-laki atau perempuan… yang penting kasih sayang…


sumber : Kiriman dari Komunitas BlackBerry

SiS VGA on Ubuntu 9.4 Jaunty

Posted in Artikel on September 11, 2009 by emiers

Setelah sekian lama mencari solusi agar notebook saya bisa terinstall linux.. Bermacam distro telah dicoba ( FEDORA, MANDRIVA, SUSE, Dll ) semua release terbaru dari distro teresbut saya coba… tapi Al-hasilnya gagal juga. semua permasalahan sama yaitu dengan VGA dan Wirelessnya.. Alhamdulllah pada ini jum’at 11 sep 09 Ubuntu 9.4 bersarang di notebook saya… Bahagia sekali rasanya akhirnya saya bisa BERCINTA dengan Salah satu distro linux hehehehe…

Dari dulu saya ingin sekali migrasi ke linux, tapi karena permasalahan yang tadi saya sebutkan diatas saya terpaksa urungkan niat untuk migrasi ke linux. sampai akhirnya saya temukan driver Sis vga untuk notebook saya.. dan menggantikan wireless card saya yang chipsetnya VIA ke realtek.. Alhamdulillah sekali semua berjalan dengan lancar dan akhirnya saya bisa menggunakan ubuntu di notebook saya..

“Banyak jalan menuju Roma…” hehehehe… teman-teman semua.. disini juga saya akan jelaskan hal apa saja yang saya lakukan sehingga saya berhasil melakukan instalasi ubuntu di notebook saya.. hehehehe..

Pertama : syeeeee… hahahaha.. sebelumnya saya telah menginstall suse 11 di notebook saya, tapi masih saja tidak maksimal permasalahannya juga sama yaitu dengan VGA dan Wireless.. kemudian saya coba buka notebook dan menggantikan wireless card nya dengan yang lain (realtek). coba install ubuntu.. setelah instalasi selesai wireless nya pun berjalan dengan baik. tapi tetap saja VGA nya bermasalah dan berjalan dengan resolusi 800 X 600 sangat menjengkelkan sekali.. tapi tidak masalah saya tetap coba menjalankan mesin linux saya dan berselanjar bersama paman google… setalah tanya sana-sini.. akhirnya saya berhasil mendapatkan driver VGA nya. (bisa di download disini http://ncc-1701a.homelinux.net/~linux-sis/downloads/xorg-driver-sis671_0.9_i386.deb ). setelah file tersebut saya dapatkan, sayapun menginstallnya di mesin linux saya.. tapi hasilnya juga belum maksimal… masih tetap berjalan dengan resolusi 800 X 600. huuufffff…. kecewa…. eeettzzzz.. jangan menyerah dulu…masih banyak jalan menuju roma..hehehehe.. kemudian saya coba edit file xorg.conf yang berada di #etc/X11/xorg.conf. dengan cara sebagai berikut :

1. buka terminal, kemudian ketikkan

$sudo gedit /etc/X11/xorg.conf

2. Tambahkan di baris bagian paling bawah  :
Section “Screen”
Identifier “Default Screen”
Monitor “Configured Monitor”
Device “Configured Video Device”
DefaultDepth 24
Modes “1200×800″ “1024×768” “800×600” “640×480″
EndSection

3. Simpan
4. restart

Setelah notebook restart dan booting kembali… saya kaget karena ada pesan kira-kira yg artinya seperti ini ” system anda berjalan dengan resolusi yang sangat rendah ” waaaaaaaa kacau ini… kecewapun mulai timbul.. akhirnya saya terpaksa menjalankan mesin linux saya dengan Taxt Mode.. waduuuu berhadapan dengan layar hitam lagi..capek deh.. hehehehe.. setelah login saya bermaksud merubah file yang tadi saya edit.. tapi sayang mesin linux saya tidak mengizinkan saya merubah file tersebut.. huuuuff capek deh… kemudian saya coba restart kembali mesin linux saya.. setelah booting kembali saya dihadapkan dengan pilihan restore default resolusi.. saya coba restore.. kemudian restart.. tereeenggggggg… Alhamdulilah sekali dengan senangnya saya melihat mesin linux saya berjalan sempurna dengan resolusi 1280 X 800…

Akhirnya saya bisa bercinta dengan ubuntu… Thanks Paman Google

ISI SURAT IBU PRITA MULYASARI

Posted in Artikel on June 19, 2009 by emiers

Berikut isi surat Ibu prita yang mengutarakan kecewaannya terhadap pelayan RS Omni dan akhirnya ibu prita harus berhadapan dengan Hukum….

RS Omni Dapatkan Pasien dari Hasil Lab Fiktif

Jakarta – Jangan sampai kejadian saya ini akan menimpa ke nyawa manusia lainnya. Terutama anak-anak, lansia, dan bayi. Bila anda berobat berhati-hatilah dengan kemewahan rumah sakit (RS) dan title international karena semakin mewah RS dan semakin pintar dokter maka semakin sering uji coba pasien, penjualan obat, dan suntikan. Saya tidak mengatakan semua RS international seperti ini tapi saya mengalami kejadian ini di RS Omni International. Tepatnya tanggal 7 Agustus 2008 jam 20.30 WIB. Saya dengan kondisi panas tinggi dan pusing kepala datang ke RS OMNI Internasional dengan percaya bahwa RS tersebut berstandard International, yang tentunya pasti mempunyai ahli kedokteran dan manajemen yang bagus. Saya diminta ke UGD dan mulai diperiksa suhu badan saya dan hasilnya 39 derajat. Setelah itu dilakukan pemeriksaan darah dan hasilnya adalah thrombosit saya 27.000 dengan kondisi normalnya adalah 200.000. Saya diinformasikan dan ditangani oleh dr Indah (umum) dan dinyatakan saya wajib rawat inap. dr I melakukan pemeriksaan lab ulang dengan sample darah saya yang sama dan hasilnya dinyatakan masih sama yaitu thrombosit 27.000. dr I menanyakan dokter specialist mana yang akan saya gunakan. Tapi, saya meminta referensi darinya karena saya sama sekali buta dengan RS ini. Lalu referensi dr I adalah dr H. dr H memeriksa kondisi saya dan saya menanyakan saya sakit apa dan dijelaskan bahwa ini sudah positif demam berdarah. Mulai malam itu saya diinfus dan diberi suntikan tanpa penjelasan atau izin pasien atau keluarga pasien suntikan tersebut untuk apa. Keesokan pagi, dr H visit saya dan menginformasikan bahwa ada revisi hasil lab semalam. Bukan 27.000 tapi 181.000 (hasil lab bisa dilakukan revisi?). Saya kaget tapi dr H terus memberikan instruksi ke suster perawat supaya diberikan berbagai macam suntikan yang saya tidak tahu dan tanpa izin pasien atau keluarga pasien. Saya tanya kembali jadi saya sakit apa sebenarnya dan tetap masih sama dengan jawaban semalam bahwa saya kena demam berdarah. Saya sangat khawatir karena di rumah saya memiliki 2 anak yang masih batita. Jadi saya lebih memilih berpikir positif tentang RS dan dokter ini supaya saya cepat sembuh dan saya percaya saya ditangani oleh dokter profesional standard Internatonal. Mulai Jumat terebut saya diberikan berbagai macam suntikan yang setiap suntik tidak ada keterangan apa pun dari suster perawat, dan setiap saya meminta keterangan tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Lebih terkesan suster hanya menjalankan perintah dokter dan pasien harus menerimanya. Satu boks lemari pasien penuh dengan infus dan suntikan disertai banyak ampul. Tangan kiri saya mulai membengkak. Saya minta dihentikan infus dan suntikan dan minta ketemu dengan dr H. Namun, dokter tidak datang sampai saya dipindahkan ke ruangan. Lama kelamaan suhu badan saya makin naik kembali ke 39 derajat dan datang dokter pengganti yang saya juga tidak tahu dokter apa. Setelah dicek dokter tersebut hanya mengatakan akan menunggu dr H saja. Esoknya dr H datang sore hari dengan hanya menjelaskan ke suster untuk memberikan obat berupa suntikan lagi. Saya tanyakan ke dokter tersebut saya sakit apa sebenarnya dan dijelaskan saya kena virus udara. Saya tanyakan berarti bukan kena demam berdarah. Tapi, dr H tetap menjelaskan bahwa demam berdarah tetap virus udara. Saya dipasangkan kembali infus sebelah kanan dan kembali diberikan suntikan yang sakit sekali. Malamnya saya diberikan suntikan 2 ampul sekaligus dan saya terserang sesak napas selama 15 menit dan diberikan oxygen. Dokter jaga datang namun hanya berkata menunggu dr H saja. Jadi malam itu saya masih dalam kondisi infus. Padahal tangan kanan saya pun mengalami pembengkakan seperti tangan kiri saya. Saya minta dengan paksa untuk diberhentikan infusnya dan menolak dilakukan suntikan dan obat-obatan. Esoknya saya dan keluarga menuntut dr H untuk ketemu dengan kami. Namun, janji selalu diulur-ulur dan baru datang malam hari. Suami dan kakak-kakak saya menuntut penjelasan dr H mengenai sakit saya, suntikan, hasil lab awal yang 27.000 menjadi revisi 181.000 dan serangan sesak napas yang dalam riwayat hidup saya belum pernah terjadi. Kondisi saya makin parah dengan membengkaknya leher kiri dan mata kiri. dr H tidak memberikan penjelasan dengan memuaskan. Dokter tersebut malah mulai memberikan instruksi ke suster untuk diberikan obat-obatan kembali dan menyuruh tidak digunakan infus kembali. Kami berdebat mengenai kondisi saya dan meminta dr H bertanggung jawab mengenai ini dari hasil lab yang pertama yang seharusnya saya bisa rawat jalan saja. dr H menyalahkan bagian lab dan tidak bisa memberikan keterangan yang memuaskan. Keesokannya kondisi saya makin parah dengan leher kanan saya juga mulai membengkak dan panas kembali menjadi 39 derajat. Namun, saya tetap tidak mau dirawat di RS ini lagi dan mau pindah ke RS lain. Tapi, saya membutuhkan data medis yang lengkap dan lagi-lagi saya dipermainkan dengan diberikan data medis yang fiktif. Dalam catatan medis diberikan keterangan bahwa bab (buang air besar) saya lancar padahal itu kesulitan saya semenjak dirawat di RS ini tapi tidak ada follow up-nya sama sekali. Lalu hasil lab yang diberikan adalah hasil thrombosit saya yang 181.000 bukan 27.000. Saya ngotot untuk diberikan data medis hasil lab 27.000 namun sangat dikagetkan bahwa hasil lab 27.000 tersebut tidak dicetak dan yang tercetak adalah 181.000. Kepala lab saat itu adalah dr M dan setelah saya komplain dan marah-marah dokter tersebut mengatakan bahwa catatan hasil lab 27.000 tersebut ada di Manajemen Omni. Maka saya desak untuk bertemu langsung dengan Manajemen yang memegang hasil lab tersebut. Saya mengajukan komplain tertulis ke Manajemen Omni dan diterima oleh Og(Customer Service Coordinator) dan saya minta tanda terima. Dalam tanda terima tersebut hanya ditulis saran bukan komplain. Saya benar-benar dipermainkan oleh Manajemen Omni dengan staff Og yang tidak ada service-nya sama sekali ke customer melainkan seperti mencemooh tindakan saya meminta tanda terima pengajuan komplain tertulis. Dalam kondisi sakit saya dan suami saya ketemu dengan Manajemen. Atas nama Og (Customer Service Coordinator) dan dr G (Customer Service Manager) dan diminta memberikan keterangan kembali mengenai kejadian yang terjadi dengan saya. Saya benar-benar habis kesabaran dan saya hanya meminta surat pernyataan dari lab RS ini mengenai hasil lab awal saya adalah 27.000 bukan 181.000. Makanya saya diwajibkan masuk ke RS ini padahal dengan kondisi thrombosit 181.000 saya masih bisa rawat jalan. Tanggapan dr G yang katanya adalah penanggung jawab masalah komplain saya ini tidak profesional sama sekali. Tidak menanggapi komplain dengan baik. Dia mengelak bahwa lab telah memberikan hasil lab 27.000 sesuai dr M informasikan ke saya. Saya minta duduk bareng antara lab, Manajemen, dan dr H. Namun, tidak bisa dilakukan dengan alasan akan dirundingkan ke atas (Manajemen) dan berjanji akan memberikan surat tersebut jam 4 sore. Setelah itu saya ke RS lain dan masuk ke perawatan dalam kondisi saya dimasukkan dalam ruangan isolasi karena virus saya ini menular. Menurut analisa ini adalah sakitnya anak-anak yaitu sakit gondongan namun sudah parah karena sudah membengkak. Kalau kena orang dewasa laki-laki bisa terjadi impoten dan perempuan ke pankreas dan kista. Saya lemas mendengarnya dan benar-benar marah dengan RS Omni yang telah membohongi saya dengan analisa sakit demam berdarah dan sudah diberikan suntikan macam-macam dengan dosis tinggi sehingga mengalami sesak napas. Saya tanyakan mengenai suntikan tersebut ke RS yang baru ini dan memang saya tidak kuat dengan suntikan dosis tinggi sehingga terjadi sesak napas. Suami saya datang kembali ke RS Omni menagih surat hasil lab 27.000 tersebut namun malah dihadapkan ke perundingan yang tidak jelas dan meminta diberikan waktu besok pagi datang langsung ke rumah saya. Keesokan paginya saya tunggu kabar orang rumah sampai jam 12 siang belum ada orang yang datang dari Omni memberikan surat tersebut. Saya telepon dr G sebagai penanggung jawab kompain dan diberikan keterangan bahwa kurirnya baru mau jalan ke rumah saya. Namun, sampai jam 4 sore saya tunggu dan ternyata belum ada juga yang datang ke rumah saya. Kembali saya telepon dr G dan dia mengatakan bahwa sudah dikirim dan ada tanda terima atas nama Rukiah. Ini benar-benar kebohongan RS yang keterlaluan sekali. Di rumah saya tidak ada nama Rukiah. Saya minta disebutkan alamat jelas saya dan mencari datanya sulit sekali dan membutuhkan waktu yang lama. LOgkanya dalam tanda terima tentunya ada alamat jelas surat tertujunya ke mana kan? Makanya saya sebut Manajemen Omni pembohon besar semua. Hati-hati dengan permainan mereka yang mempermainkan nyawa orang. Terutama dr G dan Og, tidak ada sopan santun dan etika mengenai pelayanan customer, tidak sesuai dengan standard international yang RS ini cantum. Saya bilang ke dr G, akan datang ke Omni untuk mengambil surat tersebut dan ketika suami saya datang ke Omni hanya dititipkan ke resepsionis saja dan pas dibaca isi suratnya sungguh membuat sakit hati kami. Pihak manajemen hanya menyebutkan mohon maaf atas ketidaknyamanan kami dan tidak disebutkan mengenai kesalahan lab awal yang menyebutkan 27.000 dan dilakukan revisi 181.000 dan diberikan suntikan yang mengakibatkan kondisi kesehatan makin memburuk dari sebelum masuk ke RS Omni. Kenapa saya dan suami saya ngotot dengan surat tersebut? Karena saya ingin tahu bahwa sebenarnya hasil lab 27.000 itu benar ada atau fiktif saja supaya RS Omni mendapatkan pasien rawat inap. Dan setelah beberapa kali kami ditipu dengan janji maka sebenarnya adalah hasil lab saya 27.000 adalah fiktif dan yang sebenarnya saya tidak perlu rawat inap dan tidak perlu ada suntikan dan sesak napas dan kesehatan saya tidak makin parah karena bisa langsung tertangani dengan baik. Saya dirugikan secara kesehatan. Mungkin dikarenakan biaya RS ini dengan asuransi makanya RS ini seenaknya mengambil limit asuransi saya semaksimal mungkin. Tapi, RS ini tidak memperdulikan efek dari keserakahan ini. Sdr Og menyarankan saya bertemu dengan direktur operasional RS Omni (dr B). Namun, saya dan suami saya sudah terlalu lelah mengikuti permainan kebohongan mereka dengan kondisi saya masih sakit dan dirawat di RS lain. Syukur Alhamdulilah saya mulai membaik namun ada kondisi mata saya yang selaput atasnya robek dan terkena virus sehingga penglihatan saya tidak jelas dan apabila terkena sinar saya tidak tahan dan ini membutuhkan waktu yang cukup untuk menyembuhkan. Setiap kehidupan manusia pasti ada jalan hidup dan nasibnya masing-masing. Benar. Tapi, apabila nyawa manusia dipermainkan oleh sebuah RS yang dipercaya untuk menyembuhkan malah mempermainkan sungguh mengecewakan. Semoga Allah memberikan hati nurani ke Manajemen dan dokter RS Omni supaya diingatkan kembali bahwa mereka juga punya keluarga, anak, orang tua yang tentunya suatu saat juga sakit dan membutuhkan medis. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti yang saya alami di RS Omni ini. Saya sangat mengharapkan mudah-mudahan salah satu pembaca adalah karyawan atau dokter atau Manajemen RS Omni. Tolong sampaikan ke dr G, dr H, dr M, dan Og bahwa jangan sampai pekerjaan mulia kalian sia-sia hanya demi perusahaan Anda. Saya informasikan juga dr H praktek di RSCM juga. Saya tidak mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan perawatan medis dari dokter ini. Salam, Prita Mulyasari Alam Sutera prita.mulyasari@yahoo.com 081513100600

PACARAN… APA ITU PACARAN…

Posted in L o v e on May 29, 2009 by emiers

Tulisan ini dikirim Oleh seorang sahabat via YM yang belum gw kenal.. “lia_manis93″ itu ID ym nya.. silahkan Di add hehehe.. kenapa tulisan ini diposting disini gw rasa ga salahnya tulisan ini diposting agar teman-teman semua tau makna pacaran..heheehe.. selamat membaca…

lia_manis93: PACARAN

Betulkah di dalam Islam ada yang namanya pacaran? “Pacaran” adalah suatu kata yang tidak asing lagi kita dengar di kalangan remaja. Sebetulnya apa yang disebut dengan “pacaran” itu? Betulkah di dalam Islam ada yang namanya pacaran?

Pacaran diidentifikasikan sebagai suatu tali kasih sayang yang terjalin atas dasar saling menyukai antara lawan jenis. Apabila kita lihat secara sepintas dari definisi diatas mungkin dapat disimpulkan bahwa pacaran itu merupakan suatu yang wajar dilakukan dikalangan remaja. Padahal apabila kita tinjau dari sudut agama Islam, dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits ternyata tidak ada satu kalimatpun yang menjelaskan tentang pacaran.

Dalam Islam hanya ada khitbah (tunangan). Tapi khan tidak mungkin kita tunangan tanpa mengenal pribadi calon kita? Tidak seperti itu, sebelum terjadi khitbah, di dalam Islam dianjurkan untuk berta’aruf (berkenalan) itupun kalau seandainya kita siap untuk nikah. Sebenarnya rugi kalau seandainya pacar kita itu bukan jodoh yang Allah SWT takdirkan untuk kita. Padahal kita sudah berkorban.

Islam sesungguhnya agama kasih sayang, sangat tidak adil jika kita memberikan kasih sayang itu kepada seseorang saja. Padahal umat Islam itu bersaudara, Firman Allah dalam QS Al-Hujurat : 10, “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara”. Bagaimana kita bersaudara dalam Islam?

1. Saling bersilaturahmi, karena dengan bersilaturahmi dapat menumbuhkan rasa kasih sayang.

2. Saling bertausyiah, karena ketika kita lupa kita diingatkan, dan ketika orang lain lupa kita mengingatkan.

3. Saling mendo’akan.

Jadi kita harus memberikan kasih sayang kepada seluruh umat Islam di dunia ini, bukan hanya kepada seseorang dan kelompok tertentu saja.

Untuk itu, marilah kita sama-sama untuk menghindari yang namanya pacaran itu. Karena kasih sayang tidak harus diungkapkan kepada seseorang saja, tetapi kepada siapa saja. Apabila kita melakukan suatu perbuatan yang dilarang oleh agama, maka kita akan berdosa. Begitu juga pacaran, apabila kita melakukan apa yang disebut dengan pacaran, maka kita akan berdosa pula. Na’udzubillaahi min dzalik.

Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta …

Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.

Sumber :
lia_manis93

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.